Minggu, 20 Juli 2014

Mengatasi Kebotakan Tanpa Obat-Obatan




Rambut rontok merupakan salah satu masalah klasik yang harus dihadapi baik pria maupun wanita. Menurut American Academy of Dermatology, setengah dari jumlah pria botak mengalami kebotakan pada usia 50 tahun.
Gen memainkan peran yang besar dalam hal ini, dan para pakar sepakat bahwa tidak banyak yang bisa dilakukan terhadap kebotakan terkait faktor genetik, meskipun beberapa obat dapat mengurangi terjadinya kerontokan rambut. Yang paling populer adalah minoxidil (Rogaine) dan finasteride (Propecia), di mana keduanya terbilang cukup efektif namun memiliki efek samping yang serius.

Meskipun demikian, ada banyak penyebab rambut rontok yang dapat anda kendalikan, Menurut Dr. Schwartz, seorang penulis dari Healthy Balance, majalah kesehatan wanita. Sesuatu yang sederhana seperti mengubah cara perawatan rambut bisa membuat rambut tumbuh kembali.
Rambut yang mati, bisa diakibatkan karena terlalu sering dikepang ketat. Di sisi lain, penggunaan relaxers kimia serta perlakuan kasar lainnya dapat menyebabkan rambut rontok.

“Bahkan hanya dengan menarik rambut anda terlalu ketat pada saat ingin menguncir rambut juga dapat menyebabkan rambut rontok,” ujar Dr Scwhartz. The American Academy of Dermatology menyarankan untuk menggunakan conditioner secara teratur dan membatasi penggunaan pengering serta pengeriting rambut.
Pengobatan dan obat tertentu juga dapat menyebabkan rambut rontok. “Kita tahu bahwa orang yang menjalani kemoterapi dan radiasi terkait kanker akan mengalami kerontokan rambut, namun tidak banyak orang yang berbicara tentang bagaimana antibiotik dapat menyebabkan rambut rontok,” kata Dr Schwartz.
Obat lain yang dikaitkan dengan kebotakan adalah pengencer darah, beta-blocker, dan obat-obatan tekanan darah penghambat saluran kalsium (calcium channer-blocker), antidepresan, dan obat non-steroid anti-inflamasi untuk nyeri, termasuk ibuprofen.

Stres juga dapat menyebabkan rambut rontok. “Merawat diri sendiri akan membantu rambut anda tumbuh kembali,” kata Dr Scwartz. Pola makan sehat, tidur yang cukup, dan olahraga teratur sangat dianjurkan.
Gangguan tiroid juga menyebabkan kerontokan rambut. “Kebanyakan orang yang memiliki masalah tiroid akan kehilangan rambut,” kata Dr Schwartz. Rambut yang menipis, menjadi kasar, dan cepat lelah adalah tanda-tanda umum dari kerusakan tiroid.

Nutrisi Penting Untuk Pertumbuhan Rambut

Dr Schwartz merekomendasikan nutrisi-nutrisi penting yang sebaiknya anda penuhi untuk pertumbuhan rambut, diantaranya adalah :

1.Zat besi
Para dermatologi di Cleveland Clinic telah menghubungkan antara kekurangan zat besi (dengan atau tanpa anemia) dengan kerontokan rambut, dan telah menemukan bahwa mengatasi kekurangan zat besi dapat memaksimalkan kemampuan pasien untuk menumbuhkan rambutnya kembali. Zat besi bisa diperoleh dari daging merah, sayuran berdaun gelap, biji-bijian, telur, dan tiram.

2.Magnesium
Kekurangan magnesium, dalam kaitannya dengan kadar kalsium, dapat menyebabkan rambut rontok. Untuk memperbaikinya, kurangi asupan gula dan konsumsilah bayam, biji labu, mackerel, dan lentil.

3.Selenium
Selenium merangsang pertumbuhan folikel rambut. Sebuah penelitian tahun 2010 menemukan bahwa kadar selenium yang rendah menyebabkan kelainan pada folikel rambut dan rambut rontok. Selenium bisa dijumpai pada kacang Brazil, tuna, dan sarden.

4.Biotin
Beberapa jenis vitamin B dinilai mempunyai peran penting untuk pertumbuhan rambut, terutama biotin, kata Dr Schwartz. Beberapa ahli percaya bahwa biotin dapat menumbuhkan rambut kembali dan mencegah terjadinya uban prematur. Ragi, kenari, telur, dan sarden adalah makanan-makanan yang mengandung biotin.


via Newsmaxhealth | image : guardianlv.com

sumber  : dikutip dari  :  http://www.artikelkesehatan99.com


Minggu, 13 Juli 2014

GADIS KECIL INI MENDAPAT PUJIAN DUNIA KARENA BERANI MENENTANG TENTARA ISRAEL


video


Dream - Gempuran rudal-rudal tentara Israel meluluhlantakkan pemukiman warga Palestina di Jalur Gaza. Puluhan korban warga sipil tewas seketika. Tak sedikit dari mereka kaum ibu dan anak-anak yang tidak tahu apa masalah yang sebenarnya terjadi. Aksi Israel mendapat kecaman dari berbagai belahan dunia. Kecaman datang dari negara-negara muslim, termasuk Indonesia, sampai organisasi perdamaian dunia PBB.

Kecaman terhadap Israel ini mengingatkan kita akan amarah gadis kecil Palestina yang bergolak saat bertemu tentara Israel. Dua tahun lalu, aksi berani gadis kecil Palestina, Ahed Tamimi menjadi perbincangan di dunia maya. Video yang diunggah pada 24 Desember 2012 silam itu sudah ditonton lebih dari 51 ribu pengunjung Youtube. Aksi Tamimi yang meninju tentara Israel itu terdengar sampai telinga Perdana Menteri Turki, Recep Tayyip Erdogan. Alhasil, Tamimi diundang ke Istanbul untuk menerima jamuan makan pagi dari sang Perdana Menteri. Berikut aksi Tamimi meninju tentara Israel. (Ism, Sumber: Youtube)



 Reporter : Sandy | Sabtu, 12 Juli 2014 04:04
teks berita dikutip dari  :  http://www.dream.co.id
video diunngah dari youtube.com

Sabtu, 12 Juli 2014

Sehat Saat Begadang, Konsumsi Makanan Ini!



Butuh begadang untuk menyelesaikan tugas? Ternyata, ada juga makanan dan minuman yang bisa membuat kalian terjaga sepanjang malam.
Makanan yang tidak banyak mengandung karbohidrat dan tinggi akan protein dan vitamin esensial adalah makanan yang bisa membantu agar tetap terjaga.

Berikut makanan dan minuman yang bisa dikonsumsi untuk begadang seperti yang dilansir Dreamersradio.com
1. Makanan yang berbahan dari gandum

Makanannya bisa sangat sederhana, masakan rumah, roti atau sereal. Makanan tersebut mengandung kadar gula rendah dan kadar vitamin B kompleks yang tinggi untuk membuat otak terstimulasi.
2. Kismis

Kismis juga adalah makanan yang mengandung thyamine yang bisa menambah hormon sekresi dan membantu otak tetap terstimulasi.

3. Keju

Keju mengandung thyamine yang bisa membuat badan berenergi dan terstimulasi. Jika makin tua usia kejunya, maka kandungannya lebih besar. Keju bisa dimakan begitu saja atau dicampur dengan roti gandum.
4. Apel

Apel yang merah, dingin, dan segar dengan zat besi bisa membantu memproduksi oksigen dalam tubuh. Jika oksigen sampai ke bagian lain dalam tubuh, hal itu bisa menstimulasi otak dan membuat tubuh terbangun.
5. Tomat

Tomat adalah makanan yang tajam rasanya dan kaya akan vitamin C bisa sangat membantu untuk mencegah kantuk. Tomat yang segar bisa memberikan dorongan energi yang besar.
 6. Kacang hijau

Kacang hijau mengandung vitamin B 12 yang bisa memicu sistem syaraf dan membuat kita terjaga. Tidak ada salahnya mengunyah kacang hijau saat begadang.
 7. Air dingin

Air dingin adalah salah satu minuman yang bisa dikonsumsi saat begadang. Minumlah setiap 30 menit sekali untuk merasa lebih segar.

 8. Walnut

Walnut kaya akan omega 3 dan memberi energi sehingga bisa terjaga sepanjang malam.


Jadi, meskipun begadang, cemilan yang dikonsumsi juga harus tetap sehat. Tapi ingat juga, jangan terlalu sering begadang.



sumber artikel :  http://www.satoenews.com/

SONG FOR PALESTINA

We Will Not Go Down (Gaza) - Michael Heart - OFFICIAL VIDEO


video


"WE WILL NOT GO DOWN" - Lyrics:

A blinding flash of white light
Lit up the sky over Gaza tonight
People running for cover
Not knowing whether they're dead or alive

They came with their tanks and their planes
With ravaging fiery flames
And nothing remains
Just a voice rising up in the smoky haze

We will not go down
In the night, without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go down
In Gaza tonight

Women and children alike
Murdered and massacred night after night
While the so-called leaders of countries afar
Debated on who's wrong or right

But their powerless words were in vain
And the bombs fell down like acid rain
But through the tears and the blood and the pain
You can still hear that voice through the smoky haze

We will not go down
In the night, without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go down
In Gaza tonight

We will not go down
In the night, without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die

We will not go down
In the night, without a fight

We will not go down
In Gaza tonight




didonwload dari youtube

Kamis, 10 Juli 2014

Asal Mula Bangsa Yahudi dan Palestina bagian



Asal Mula Bangsa Yahudi dan Palestina bagian  ( I )

SEJARAH bangsa Israel bermula dari hijrahnya Nabi Ibrahim pada tahun 1900 SM bersama pengikutinya dari Babilonia yang menghindari tekanan dari penguasa zalim Namruz. Orang-orang ini disebut dengan sebutan Ibrani yang berarti orang yang menyeberang. Pemilihan nama ini muncul karena saat Nabi Ibrahim hijrah dari Babilon ke Kan’an (Palestina) harus melintasi sungai Eufrat. Sejak saat itu kelompok muhajirin dan keturunannya menjadi suatu bangsa yang dinamai bangsa Ibrani.
Sedangkan bangsa Kan’an berasal dari jazirah Arab pada tahun 2500 SM. Mereka kemudian membangun sekitar 200 kota dan desa di sana seperti Pisan, Alqolan, Aka, Haifa, al Khalil, Usud, Bi’ru Alsaba’ dan Betlehem. Mayoritas penduduk Palestina sekarang khususnya di wilayah pedesan merupakan turunan dari kabilah bangsa Kan’an, Umuriyah dan Filistin.

Nama Palestina sendiri diambil dari salah satu nama bangsa pelaut yang bermukim di pesisir dan berasimilasi dengan bangsa Kan’an. Bangsa Filistin kemungkinan datang dari daerah barat Asia kecil dan wilayah laut Ijah sekitar abad ke 12 SM.
Setelah Nabi Ibrahim wafat, kepemimpinan bangsa Ibrani selanjutnya diteruskan oleh Nabi Ishak, putranya. Selanjutnya Nabi Ishak digantikan oleh putranya Nabi Ya’kub. Nabi Ya’kub mempunyai gelar kehormatan yang disebut Israel, artinya hamba Allah yang amat taat. Beliau mempunyai 12 putera yaitu Rubin, Simeon, Lewi, Yahuda, Zebulon, Isakhar, Dan, Gad, Asyer, Naftali, Yusuf dan Bunyamin.
Anak cucu Ya’kub inilah yang kemudian dikenal sebagai Bani Israel atau anak cucu Israel. Di antara seluruh putera Ya’kub, yang paling banyak keturunan adalah Yahuda, maka bangsa Bani Israel pun dibangsakan kepada Yahuda dengan sebutan Yahudi.
Ketika Nabi Yusuf menjadi pejabat di pemerintahan Firaun, semua anak cucu Ya’kub kemudian hijrah ke Mesir. Di sana mereka diperlakukan dengan baik oleh Pharao atau Firaun zaman itu. Namun berabad-abad kemudian muncullah Firaun yang tidak suka pada mereka, namanya Thotmosis. Karena kekhawatirannya terhadap perkembangan bangsa Israel dan juga tidak suka pada aga tauhid yang dianuntnya, menyebabkan kedengkian dan menjadikan Bani Israel sebagai budak.

Pada abad ke 13 SM Allah kemudian mengutus Musa dan Harun untuk membebaskan Bani Israel dan mengajak Firaun untuk bertauhid. Tetapi Firaun menolak dan semakin menindas bangsa Israel hingga akhirnya Musa mengajak mereka kembali hijrah ke Kan’an. Firaun mencoba mencegah peristiwa hijrah tersebut, namun akhirnya ia tenggelam di Laut Merah. Sedangkan Bani Israel selamat mendarat di gurun Sinai.
Dari Sinai mereka melanjutkan perjalanan melewati padang Syur yang tandus. Kemudian ke Sana, Mara, Elim dan Thursina. Di sinilah watak Bani Israel mulai terlihat, mereka menggerutu dan mengomel sepanjang perjalanan. Mereka juga menyesali Musa dan Harun yang telah membawa mereka hijrah dari Mesir. Kendati demikian Allah tetap memberikan kemudahan bagi Bani Israel, saat mereka berjalan di padang tandus ada gumpalan awan yang menaungi mereka. Begitu juga saat mereka lapar Allah menurunkan manna-salwa sebagai makanan.
Di perjalanan perlahan-lahan kebodohan Bani Israel mulai terkuak. Saat mereka berjumpa dengan orang Assiria dan Kan’an yang menyembah berhala, mereka meminta agar Nabi Musa membuat patung untuk mereka sembah. Di gurun Sin, mereka kembali mengomel karena kehausan. Allah kemudian memerintahkan agar Musa ke lereng gunung Horeb dan memukul batu gunung sehingga keluar 12 mata air.
Di Thursina, Musa dan Bani Israel mendirikan perkampungan. Setelah itu Nabi Musa pergi ke bukit Thursina selama 40 hari untuk mendapatkan wahyu dari Allah berupa Taurat. Kepergian Musa ternyata dimanfaatkan oleh seorang pengikuti bernama Samiri, yang mengajak Bani Israel menyembah patung anak sapi.
Setelah Musa kembali dari Thursina, ia mengajak seluruh Bani Israil untuk beriman pada Taurat. Namun mereka malah ragu dan ingkar sebagaimana yang tercantum dalam QS. Al-baqarah ayat 55) yang bunyinya ”Wahai Musa, kami tidak akan pernah percaya kepadamu, kecuali kami bisa melihat Allah secara langsung dengan jelas..”. Begitu juga saat mereka diajak berjihad memasuki Kan’an (Palestina) mereka menolak dengan tidak sopan, peristiwa ini juga tercantum dalam QS. Al-Maidah, 5: 24 “Hai Musa, kami sampai kapan pun tidak akan memasukinya, selagi mereka ada didalamnya, karena itu pergilah kamu bersama Tuhanmu, dan berperanglah kamu berdua, Sesungguhnya kami hanya duduk menanti di sini saja”.
Sebelum sampai di Kan’an Harun wafat, tugas beliau sebagai Imam Bani Israel diserahkan Musa kepada Eliazar putera Harun. Tak lama kemudian Musa wafat, ia berwasiat kepada Bani Israel agar meneruskan cita-cita memasuki negeri Palestina (Kan’an)

Asal Mula Bangsa Yahudi dan Palestina bagian ( II )
SETELAH Nabi Musa wafat kepemimpinan diserahkan kepada Eliazar, putera Harun. Sebelumnya Musa berwasiat agar Bani Israel meneruskan cita-cita memasuki negeri Palestina atau Kan’an. Kepemimpinan Elizar kemudian digantikan oleh Yusya. Yusla lah yang kemudian menggerakkan Bani Israel keluar dari gurun Sinai untuk memerangi bangsa Kan’an dan Filistin yang menyembah berhala.
Setelah Bani Israel berhasil memenangi peperangan tersebut, negeri itu kemudian dibagi menjadi 12 wilayah. Raja mereka yang pertama adalah Thalut yang memerintah antara tahun 1042-1012 SM. Selanjutnya Dawud yang memerintah sekitar 40 tahun (1012-972 SM). Dawud kemudian diganti anaknya Sulaiman yang memerintah selama lebih kurang 40 tahun (972-937 SM. Pada masa pemerintahan Sulaiman inilah didirikan Haikal (Baitul Maqdis) di atas bukit Moria (Sion/Zion).
Pengaruh kerajaan Sulaiman pada masa itu sangat luas, meliputi daerah pinggiran sungai Eufrat sampai ke laut Merah. Kebesaran zaman Sulaiman inilah yang diimpikan orang Israel saat ini dengan melakukan gerakan Zionisme. Sengketa dan perpecahan mulai timbul setelah Sulaiman wafat. Di mana golongan Yahuda dan Benyamin memilih Rahbeam (anak Sulaiman) untuk menggantikan ayahnya sebagai raja.
Sementara 10 golongan yang lain memilih Yerobeam dari turunan suku Efraim. Karena tidak ada titik temu, kerajaan Israel akhirnya terpecah dua. Golongan Yahuda membentuk kerajaan sendiri yang dinamai Yahuda, berpusat di Yerusalem dengan rajanya Rahbeam.
Walaupun kerajaan Yahuda kecil dari kerajaan Israel, namun mereka memiliki beberapa kelebihan seperti menguasai Palestina sebagai ibu kota pusaka raja Dawud. Baitul Maqdis berada di daerah mereka. Begitu juga dengan Tabut, tempat tersimpannya Taurat Musa yang berada di wilayah mereka.
Kelebihan tersebut rupanya membuat Yerobeam, raja Israel tidak senang. Apalagi pengaruh kekuasaan kerajaan Yahuda tetap mendalam di hati semua rakyat, karena setiap sembahyang mereka tetap menghadap ke Palestina (Baitul Maqdis). Untuk menyainginya Yerobeam membuat patung lembu emas untuk sesembahan rakyat Israel sebagai ganti ibada biasa menyembah Yehoah (Allah) sambil berkiblat ke Baitul Maqdis.
Kehancuran kerajaan Israel dan Yahuda berawal ketika bangsa Assiria pada tahun 721 SM menyerang kerajaan Israel yang berpusat di Samaria. Seluruh negeri mereka hancurkan, ribuan orang Israel mati terbunuh, orang-orang terkemuka ditawan dan dibuang ke Assiria.

Pada tahun 606 SM kerajaan Yahuda mengalami nasib yang sama. Tentara Babilonia di bawah kekuasaan Nebukadnezar menyerang Palestina. Kota Palestina dihancurkan, ribuan orang terbunuh, selebihnya dijadikan budak. Sebagian lagi meloloskan ke tanah Arab, tepatnya di Yatsrib, sekarang Madinah. Peristiwa ini jauh-jauh hari sudah diperingatkan Nabi Musa, jika mereka menyimpang dari Taurat mereka akan mendapat hukuman dari Allah.
Peristiwa duka ini sudah diperingatkan Musa kepada Bani Israel sebelum beliau wafat, bahwa jika mereka menyimpang dari Taurat mereka akan mendapatkan hukuman dari Allah (wasiat ini tertera dalam Kitab Ulangan: XXVIII; 15, 21, 25, 26).
Setelah 70 tahun bangsa Yahudi jadi budak di Babilonia, mereka kemudian diperobelehkan kembali ke Palestina pada tahun 539 SM. Saat itu Babilonia telah ditaklukkan oleh Persia di bawah kekuasaan Cirus. Tetapi akibat musnahnya Yaurat dan pembuangan selama 70 tahun telah mengubah pandangan hidup bangsa Yahudi, mereka kehilangan pedoman.

Tahun 330 SM, Alexander Agung dari Macedonia (Yunani) mengalahkan Raja Persia, Darius III. Bangsa Yahudi pun berganti tuan. Tahun 301 SM negeri jajahan Yunani sebagian dapat direbut Mesir, salah satunya adalah Palestina. Tahun 199 SM Assiria merebut Palestina dari Mesir dan menguasainya selama 50 tahun sampai tahun 142 SM. Di tahun inilah bangsa Yahudi berhasil merebut kemerdekaan di tangan Assiria. Tak sampai seabad, tahun 63 SM mereka telah jatuh menjadi jajahan bangsa Romawi.
Pada masa penjajahan Romawi inilah Allah mengutus Nabi Isa. Allah mengutus Nabi isa untuk mengajak Bani Israel agar berpegang teguh pada ajaran Musa diingkari dengan penuh kedengkian. Tahun 33 SM diadakan perayaan Paskah tahunan di Bait Allah (Batul Maqdis), sebagai perayaan selamatnya bangsa Israel dari penindasan Firaun. Namun perayaan tersebut berubah menjadi pesta perniagaan yang diwarnai dengan perjudian. Bahkan di pintu gerbang Bait Allah diberi patung Garuda sebagai lambang kebesaran kekaisaran Romawi.
Hal ini membuat Nabi Isa dan pengikutnya menyerbu Bait Allah. Kerusuhan itu menimbulkan kemarahan penguasa Romawi. Romawi kemudian mencoba untuk menangkap Nabi Isa dan pengikutnya. Tetapi mereka telah menyingkir dan bersembunyi di bukit Gesmani. Pada saat itu orang Yahudi menyebarkan isu bahwa Isa akan melakukan pemberontakan terhadap Romawi dan mengangkat dirinya sebagai Raja Yahudi. Darisinilah awal mulai terjadinya penangkapan Isa dan terjadilah peristiwa penyaliban Isa yang kontroversial.

Pada tahun 70 M, Bani Israel pernah mencoba memberontak pada Romawi tapi tidak berhasil. Komandan militer Romawi, Titus, berhasil mematahkan pemberontakan tersebut. Tahun 132-135 M mereka kembali memberontak dan lagi-lagi gagal. Julius Cyprus, pemimpin Romawi akhirnya memporak-porandakan Yerusalem.
Di atas puing kota ini, Kaisar Romawi, Hendrian I membangun kota baru yang dinamakan Elia Capitolina yang kemudian dikenal dengan nama Elya. Bangsa Yahudi dilarang memasuki kota Yerusalem selama 200 tahun kemudian. Jumlah populasi mereka pun sangat jarang di sepanjang 18 abad berikutnya. Sementara penduduk pribumi dari keturunan Kan’an yang berasimilasi dengan kabilah Arab tetap langgeng di sana.
Romawi menguasai Palestina sampai tahun 640 M hingga datangnya islam. Kota Yerusalem kemudian diserahkan secara resmi pada Khalifah Umar bin Khattab tanpa peperangan. Di bawah pemerintah islam seluruh rakyat diperlakukan dengan adil dan diberi kebebasan beribadah sesuai agama masing-masing. Saat itu Yahudi, Kristen dan Islam hidup rukun dan berdampingan



sumber dikutip dari laman FB : Save Gaza Freedom for Palestine